Rabu, 18 Desember 2013

Pentingnya Data Status Kesehatan Gigi dan Mulut pada Kartu Menuju Sehat Ibu Hamil (Upaya Menunjang Program MDGs 2015)

Irma Ariany Syam,* Baiq Miftahul Fatia,* Andi Fatima T.,* Andi Sri Permatasari,*
*Mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi,  Universitas Hasanuddin

RINGKASAN

Latar  Belakang: Tujuan  keempat  MDGs  adalah  menurunkan  angka  kematian anak dengan membuat strategi perbaikan kesehatan dan gizi ibu hamil. Status kesehatan ibu  hamil  di Indonesia  tergolong  masih rendah.  Status  kesehatan  dan  gizi  ibu  hamil memberi  peran  penting  dalam  menentukan  berat  lahir dan masa  depan  kesehatan  bayi. Selain  status  gizi  dan  kesehatan  umum,  kesehatan  gigi  dan  mulut  juga memberi  peran penting  dalam  menentukan  kesehatan  bayi  yang  akan  dilahirkan. Terdapat hubungan antara  infeksi  periodontal  dengan  kejadian  bayi  berat  lahir  rendah  kurang bulan (BBLR). Upaya mengurangi  terjadinya  BBLR  dan  prematur  dapat  dicegah  dengan pemantauan kesehatan  gigi dan  mulut ibu  hamil  dengan  penambahan  data  status kesehatan gigi dan mulut pada Kartu Menuju Sehat (KMS) ibu hamil. Ini merupakan ide yang  sederhana  namun  bersifat  aplikatif  dalam  meningkatkan  kesehatan  ibu  hamil sebagai  strategi  menurunkan  angka kematian  anak  di  Indonesia. Tujuan: Tujuan  yang ingin  dicapai  dalam  gagasan  ini  yaitu untuk  mengetahui  pentingnya  data status kesehatan  gigi  dan  mulut  pada  Kartu  Menuju Sehat  (KMS)  ibu  hamil  sebagai upaya meningkatkan  kesehatan  ibu  hamil  agar  melahirkan bayi  yang  normal  dan  sehat. Landasan Teori: Wanita hamil dengan periodontitis 3,58 kali berisiko melahirkan bayi dengan  berat  rendah. Pembahasan: Data  status  kesehatan  gigi  dan mulut merupakan suatu hal yang penting ditambahkan pada Kartu Menuju Sehat (KMS) Ibu hamil dalam meningkatkan  derajat  kesehatan  gigi  dan  mulut  ibu  hamil sehingga  masalah kesehatan gigi  dan  mulut  dapat  dikontrol  dengan  adanya  data  pada  KMS  tersebut. Data status kesehatan gigi dan mulut yang dimaksud adalah tingkat kebersihan gigi dan mulut (Oral Hygiene). Secara  klinis,  tingkat  kebersihan mulut  dinilai  dengan  kriteria Oral Hygiene Index  Simplified (OHI-S) dari  Greene  dan  Vermilliont. Program  ini  dilakukan melalui tahap rancangan dan pembahasan, tahap realisasi, tahap sosialisasi dan pelatihan, tahap pelaksanaan  di  masyarakat. Kesimpulan  dan  rekomendasi: penambahan  data status kesehatan  gigi  dan  mulut  pada  KMS  Ibu hamil  diharapkan  dapat  menurunkan angka kematian anak  di  Indonesia  dengan  membuat  strategi  peningkatan  kesehatan  gigi dan mulut ibu hamil.

^^Karya tulis ini masuk dalam Finalis MDS-Pro 2013, dipresentasikan di FKG Univ. Prof.Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta, 2 Februari 2013, dan
^^Hibah PKM GT DIKTI 2013

1 komentar:

  1. informatif sekali artikel kesehatn giginya, ini yang dicari banyak pemerhati kesehatn gigi. terima kasih sdh sharing.
    cara merawat gigi

    BalasHapus